
Praktek Elektro Analog: Menghitung Tahanan yang Dipasang Paralel
20 Oktober 2009InsyaAllah judul yang saya tulis benar adanya. Hehe… ^^
Hari jum’at kemarin, tepatnya tanggal 17 Oktober 2009, ada pelajaran praktek elektro analog. Seharian praktek menghitung tahanan resistor yang dipasang secara parallel. Seperti biasa, Muklas adalah partner saya. Dibantu oleh pak Paser Karo-Karo, kami memasang segala sesuatunya dulu.
Bahan yang dibutuhkan adalah:
|
NO |
NAMA ALAT DAN BAHAN |
SPESIFIKASI |
JUMLAH |
SATUAN |
|
1 |
DC Regulated Power Supply |
0-35 Volt |
1 |
Buah |
|
2 |
Multimeter |
Analog / Digital |
1 |
Buah |
|
3 |
Breadboard |
Sunhayato |
1 |
Buah |
|
4 |
Resistor |
100Ω, 220Ω,470Ω |
1 |
Buah |
|
5 |
Kabel Penghubung |
1 |
meter |
Berarti resistornya berwarna cokelat-hitam-cokelat (100Ω), merah-merah-cokelat(220Ω), dan kuning-ungu-cokelat(470Ω).
Kira-kira rangkaiannya seperti gambar di atas.
Biasalha… pemasangan alat benerannya sedikit mengalami kesulitan. Intinya pada kabelnya. Lieur euy… setelah selesai penginstalan, saatnya mencatat hasilnya!!!
Untuk menguji apakah hasil pengukuran kira sesuai, maka perlu dihitung secara manual. That’s why calculator is very important this day. Rumusnya seperti biasa menghitung parallel dulu baru di-serikan. Sudah pada tahu kan???
Nah, hasil pengukuran dengan perhitungan akan mengalami perbedaan hasil. Hasil pengukuran boleh beda maksimal 10% dari hasil perhitungan. Selamat mencoba!
