Praktek Elektro Analog: Menghitung Tahanan yang Dipasang Paralel

InsyaAllah judul yang saya tulis benar adanya. Hehe… ^^

Hari jum’at kemarin, tepatnya tanggal 17 Oktober 2009, ada pelajaran praktek elektro analog. Seharian praktek menghitung tahanan resistor yang dipasang secara parallel. Seperti biasa, Muklas adalah partner saya. Dibantu oleh pak Paser Karo-Karo, kami memasang segala sesuatunya dulu.

Bahan yang dibutuhkan adalah:

NO

NAMA ALAT DAN BAHAN

SPESIFIKASI

JUMLAH

SATUAN

1

DC Regulated Power Supply

0-35 Volt

1

Buah

2

Multimeter

Analog / Digital

1

Buah

3

Breadboard

Sunhayato

1

Buah

4

Resistor

100Ω, 220Ω,470Ω

1

Buah

5

Kabel Penghubung

 

1

meter

 

Berarti resistornya berwarna cokelat-hitam-cokelat (100Ω), merah-merah-cokelat(220Ω), dan kuning-ungu-cokelat(470Ω).

Kira-kira rangkaiannya seperti gambar di atas.

Biasalha… pemasangan alat benerannya sedikit mengalami kesulitan. Intinya pada kabelnya. Lieur euy… setelah selesai penginstalan, saatnya mencatat hasilnya!!!

Untuk menguji apakah hasil pengukuran kira sesuai, maka perlu dihitung secara manual. That’s why calculator is very important this day. Rumusnya seperti biasa menghitung parallel dulu baru di-serikan. Sudah pada tahu kan???

Nah, hasil pengukuran dengan perhitungan akan mengalami perbedaan hasil. Hasil pengukuran boleh beda maksimal 10% dari hasil perhitungan. Selamat mencoba!

2 thoughts on “Praktek Elektro Analog: Menghitung Tahanan yang Dipasang Paralel

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s