JOB ANALYSIS (Analisis Jabatan)

Task adalah suatu kesatuan pekerjaan (a unit of work) atau suatu kegiatan manusia yang dilakukan untuk suatu tujuan tertentu.

Posisiton adalah sekelompok task yang dilakukan hanya oleh seorang pegawai. Banyaknya position adalah banyaknya pegawai.

Job adalah kelompok position yang sama dalam suatu perusahaan.

Job tidak berhubungan dengan orang perseorangan sedangkan positioning berhubungan dengan orang perseorangan. Job menunjukkan apa yang dilakukan, bukannya orang atau orang yang mengerjakan.

 

Gambaran tentang jabatan meliputi:

  1. Nama jabatan
  2. Nama klasifikasi
  3. Jumlah pegawai yang melakukan jabatan
  4. Jenis perusahaan, departemen
  5. Jumlah pegawai yang dipekerjakan
  6. Hubungan antar jabatan yang satu dengan jabatan yang lain.
  7. Syarat-syarat perorangan, kecakapan, pengalaman.
  8. Pelatihan, pendidikan, metode-metode yang dipergunakan.
  9. Jumlah dan jenis kompensasi.
  10. Waktu kerja
  11. Penerimaan dan pemnerhentian
  12. Oengawasan yang diberikan dan yang diterima
  13. Standar hasil
  14. Lingkungan sosial
  15. Dll

 

KOMPENSASI (Penggajian)

Ada 2 hal yang perlu diperhatikan dalam memberikan gaji:

  1. Pembayaran yang sama untuk pekerjaan dengan tingkat kesukaran dan tanggung jawab jabatan yang sama.
  2. Persamaan dengan gaji yang diberikan oleh perusahaan-perusahaan lain untuk jabatan yang sama.

 

Faktor keadilan dalam memberikan gaji:

  1. Faktor pendidikan
  2. Faktor pengalaman
  3. Faktor kondisi pekerjaan
  4. Faktor kemampuan perusahaan
  5. Faktor keadaan ekonomi
  6. Faktor tanggungan

 

Dalam menyusun suatu rencana kompensasi dipikirkan dasar-dasar sebagai berikut:

  1. Untuk setiap pekerjaan yang sama harus dibayar gaji yang sama.
  2. Upah minimum harus dapat mencukupi kebutuhan2 kehidupan manusia secara minimum.
  3. Kemampuan bayar dari perusahaan atau pemerintah
  4. Tinggi rendahnya upah dari sektor2 untuk pekerjaan yang sama. Perbedaan upah yang terlalu besar antar perusahaan akan menimbulkan angka perpindahan pegawai yang tinggi (turnover).

 

Metode Pembayaran

  1. Pembayaran atas dasar waktu dan jam, harian, mingguan, bulanan atau tahunan lebih memuaskan bila:
    1. Kesatuan2 hasil tidak dapat diukur dan dibedakan.
    2. Pegawai mempunyai sedikit pengawasan mengenail jumlah hasil arau tidak ada hubungan yang erat antara kegiatan dan hasil, seperti pada beberapa pekerjaan yang waktunya ditentukan oleh mesin.
    3. Penaguhan pekerjaan sering dilakukan dan diluar pengetahuan  pegawai.
    4. Mutu pekerjaan atau kecakapan yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan amat penting.
    5. Pengawasan dilakukan dengan baik
    6. Pengawasan biaya tidak memerlukan pengetahuan yang tepat tentang biaya tenaga kerja tiap kesatuan hasil.
  2. Pembayaran atas dasar hasil adalah lebih memuaskan apabila:
    1. Kesatuan hasil dapat diukur
    2. Ada hubungan yang erat antara kegiatan pegawai dan jumlah hasil
    3. Pekerjaan ditetapkan standarnya, jalan pekerjaan teratur dan kegagalan atau gangguan sedikit atau jika banyak, hal ini dapat diketahui oleh pegawai.
    4. Pertimbangan mengenai mutu adalah kurang penting dari pada jumlah hasil atau sekurang-kurangnya sama dan dapat diukur
    5. Pengawasan tidak memuaskan atau pegawai tidak dapat mencurahkan penuh perharian terhadap pekerjaan perseorangan.

Pengawasan biaya mengharuskan ongkos tenaga kerja tiap kesatuan terbatas dan ditentukan lebih dahulu, seperti halnya dalam perusahaan pakaian dan sepatu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s